Kesehatan
Kecantikan
Penyakit
Resep
Tips dan trick
Home » Kesehatan

Ngorok, Ketahui Beberapa Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Submitted by on November 13, 2012 – 7:30 pmNo Comment

Ngorok atau mendekur dengan suara keras saat tidur pasti akan mengganggu orang-orang sekitar anda. Membuat mereka tambah ilfeeL dan tentu menurunkan rasa percaya diri anda. Berikut beberapa penyebab mengapa tidur anda selalu mendengkur dan bagaimana solusi yang bisa dilakukan untuk menghindarinya! Mari kita simak informasinya!

Ngorok atau mendengkur adalah suara yang ditimbulkan ketika kita sedang terlelap tidur. Suara ini berasal dari rongga mulut dan hidung. Suara dengkuran ini terjadi karena penyempitan saluran nafas sehingga rongga-rongga pada langit-langit mulut bagian atas yang dekat dengan tenggorokan bergetar secara terus-menerus. Orang yang memiliki berat badan berlebih memiliki resiko tidur mendengkur lebih tinggi daripada orang yang bertubuh kurus. Namun pada faktanya, setiap orang akan beresiko memiliki kebiasaan buruk ini.

Faktor-faktor umum penyebab ngorok mendekur pada pasangan anda saat tidur :
1. Posisi tidur
Tidur dengan posisi terlentang menjadi alasan utama mengapa selama tidur anda terus-anan mendengkur. Ketika anda tidur terlentang, posisi mulut akan membuka dan lidah anda terdorong ke arah tenggorokan. Hal ini akan memicu penyumbatan pada saluran pernafasan tersebut, sehingga tidur anda akan rentan mengeluarkan suara dengkuran yang sangat menganggu.

2. Kebiasaan merokok
Selain memperpendek umur, menurunkan resiko kesehatan jantung, merusak paru-paru anda, kebiasaan merokok juga menjadi salah satu faktor mengapa saat tidur anda mengeluarkan suara dengkuran. Cepat atau lambat, kebiasaan buruk anda yang satu ini akan menyebabkan peradagan pada tenggorokan dan saluran nafas. Peradangan atau infeksi inilah yang kemudian akan menimbulkan suara dengkuran ketika nada terlelap tidur.

3. Obesitas
Faktor selanjutnya penyebab tidur mendengkur adalah kelebihan berat badan atau obesitas. Orang yang memiliki kelebihan berat pada badannya akan memiliki resiko yang lebih besar pula untuk tidur mendengkur daripada mereka yang tidak. Orang yang memiliki tubuh yang besar, akan memiliki saluran nafas (lubang tenggorok) yang lebih besar, dan akan cenderung menyempit ketika tertidur lelap. Proses penyempitan inilah yang kemudian menimbulkan suara dengkuran selama tidur.

4. Sleep Apnea
Beberapa orang mengalami yang namanya Sleep Apnea. Sleep Apnea merupakan kelainan pada saat tertidur dimana nafas akan terhenti selama 7-10 detik lamanya. Hal ini akan menghambat oksigen yg masuk ke tubuh, dan tentu saja, darah akan kekurangan suplai oksigennya.

Beberapa langkah dan cara mengatasi ngorok atau mendekur saat tidur yang bisa dilakukan untuk diantaranya sebagai berikut:

  1. Ubah posisi tidur. Mulai saat ini, ada baiknya anda mulai mengubah posisi tidur anda, yang semula terlentang, biasakan untuk tidur dengan posisi miring.
  2. Jauhi alkhohol, rokok, dan minuman keras. Hentikan kebiasaan merokok dan jauhi konsumsi minuman keras.
  3. Jaga berat badan normal. Lakukan olahraga 3-5 kali dalam seminggu.
  4. Atur pola makan yang sehat, seimbang dengan aktivitas kita, dan teratur.
  5. Konsultasikan dengan dokter anda apakah tidur dengan suara dengkuran anda berkaitan dengan penyakit tertentu atau tidak.

Bila pasangan tidur anda selalu ngorok saat tidur maka ada beberapa hal untuk mengurangi dan mengatasinya, berikut ini adalah cara yang disarankan :

1. Bicarakan masalah tersebut dengan pasangan anda.
Cara ini adalah cara yang efektif untuk mengatasi masalah yang terjadi setiap tidur dengan pasangan anda. Anda juga bisa menjelaskan bahwa aktivitas mendekur saat tidur bisa memperburuk kesehatan dan hubungan antara kedua pasangan. Hindari menyalahkan pasangan anda.

2. Selesaikan masalah mendekur tersebut bersama-sama.
Mendekur bukan hanya masalah bagi pasangan anda yang selalu mendekur, tapi merupakan masalah bagi anda dan pasangan anda. Maka dari itu sebaiknya diselesaikan bersama-sama. Beritahu pada pasangan anda bahwa mendekur merupakan peringatan awal terjadinya penyakit-penyakit berbahaya.

3. Ajak dan temani pasangan anda ke dokter.
Dengan mengajak pasangan anda ke dokter tentu anda dan pasangan anda bisa mengerti bahwa mendekur merupakan penyebab awal terserangnya tekanan darah tinggi, serangan jantung, lupa ingatan atau demensia, stroke dan diabetes. Banyak dokter menyarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter terdekat di wilayah anda agar bisa segera diketahui penyebabnya dan di berikan solusi serta jalan keluarnya.

4. Mengajak pasangan anda untuk merubah gaya hidupnya sehari-hari.
Merubah gaya hidup merupakan hal yang sangat bagus dan efektif untuk mencegah penyakit-penyakit bahaya yang mengancam pasangan anda. Misalnya saja menyuruhnya pasangan anda untuk mengurangi rokok atau minuman keras, olah raga yang teratur, menerapkan pola makan sehat dan menjaga berat badan agar tetap ideal.

5. Hindari berpisah kamar dengan pasangan anda.
Hal ini akan menurunkan semangat pasangan anda untuk hidup sehat dan tidak akan menyelesaikan masalah, maka dari itu tetaplah tidur disampingnya dan selalu beri semangat pada pasangan anda.

Lalu apa yang harus anda lakukan bila ngorok tersebut terjadi pada anak anda? Jangan pernah sepelekan masalah ini, mendekur atau orok pada anak merupakan ciri-ciri bahwa anak anda mengalami penurunan kadar oksigen yang ada pada darah. Hal ini mengakibatkan anak anda sering merasa letih atau lelah dan kesulitan dalam belajar. Mungkin terdengar lucu bila mendengar anak anda mendekur saat tidur, namun jangan terlena dengan hal tersebut. Mendekur pada anak merupakan peringatan bahwa anak anda mengalami masalah yang besar. Tahukah anda apa penyebabnya?

Penyebab ngorok pada anak saat tidur :

  • Tidak normalnya bentuk anatomis. Mungkin saja anak anda terlahir dengan keadaan rahang bawah yang kecil atau saluran pernapasan yang kecil.
  • Ketidaksempurnaan otot pernapasan dan kurang maksimalnya saraf pengontrol otot pernapasan.
  • Membesarnya tonsil atau amandel pada anak. Hal ini merupakan kemungkinan terbesar bila anak anda selalu mendekur.
  • Obesitas atau kelebihan berat badan pada anak anda.
  • Ada keturunan sleep apnea.
  • Alergi terhadap aroma tertentu.
  • Menderita asma.
  • Anda atau pasangan anda sering merokok di dekatnya.

Resiko yang terjadi bila anak anda mendekur atau ngorok saat tidur :

  • Terganggunya kualitas tidur yang dapat menimbulkan rasa letih atau lelah, kurang semangat saat belajar.
  • Gangguan pada jantung dan otak karena suplai oksigen ke organ tersebut sangat rendah.
  • Mengidap penyakit sleep apnea atau berhenti melakukan pengambilan oksigen saat tidur (berhenti bernapas) dalam waktu 7 sampai 10 detik. Hal ini menyebabkan anak anda sering terbangun dan kualitas tidur pun tidak sempurna.
Ngorok saat tidur

Ngorok saat tidur

Bila ada salah satu keluarga anda yang selalu mendekur atau ngorok saat tidur, sebaiknya anda segera menghubungi dokter untuk mendapatkan solusi yang tepat sebelum anggota keluarga anda mengalami akibat dari ngorok tersebut.

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also Comments Feed via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.